Beginilah Cara Iblis Berkembang Biak



Banyak sekali web-web atau situs-situs yang memaparkan nama-nama iblis serta syetan yang sebagian diambil dari hadits-hadits yang Dhoif(lemah) dan sebagian diambil dari perkataan Ulama tanpa dalil.

Syetan dan Jin adalah perkara Ghaib, dan perkara Gahib tidaklah boleh kita percayai dan yakini kecuali yang datang dari Perkataan Allah (ALQur’an) dan perkataan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam(Sunnah).

Adapun perkataan manusia, seperti dukun, kita tidak boleh mempercayainya!! karena Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman :

Cara Iblis Berkembang Biak


قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ

“Katakan(wahai Muhammad) tidak ada yang mengetahui perkara ghaib dilangit dan dibumi kecuali Allah”.(AnNaml:65)

Asal mula syetan-syetan dari satu nenek moyang yaitu Iblis.

Berkata Imam Nawawi Rahimahullah

إبليس كنيته أبو مرة . وقيل : إن الشياطين فيهم الذكور والإناث، فيتوالدون من ذلك، وأما ابليس فإن الله تعالى خلق له في فخذه اليمنى ذكراً وفي اليسرى فرجاً فهو ينكح هذا بهذا فيخرج له كل يوم عشر بيضات، يخرج من كل بيضة سبعون شيطاناً وشيطانة،

“ Iblis (Kunyah) julukannya adalah Abu Murroh, maka jika dikatakan bahwa syetan-syetan ada yang laki-laki dan perempuan dan beranak pinak dari seorang Iblis,

Adapun Iblis maka sesungguhnya Allah Ta’ala menciptakan paha kanan iblis kemaluan laki-laki dan pada pada paha kirinya kemaluan permpuan maka iblis menikah dengan ini dengan yang ini(paha kanan dengan paha kiri) maka keluar darinya (Farj/ paha kiri) syetan) darinya, Iblis setiap harinya sepuluh telur, dan keluar pada setiap telurnya 70 syetan laki-laki dan perempuan.

Nama lain Iblis adalah Azaazil

Diriwayatkan oleh AlBaihaqi dalam Syu’abulIman(158) dan Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya(Jaz 2/88) dari Ibnu Abbas, Bahwasannya rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كان إبليس اسمه عزازيل ، وكان من أشرف الملائكة من ذوي الأجنحة الأربعة ، ثم أبلس بعد

“Dahulu Iblis namanya adalah ‘azaazil, dia termaksud dari malaikat-malaikat yang paling mulia yang memiliki empat sayap, kemudian dia durhaka setelah itu.”

Berkata imam AsSyuyuti didalam kitabnya “AlItqon fi ‘Ulumil Qur’an (1/399):

وفيه – أي القرآن – من أسماء الجن أبوهم إبليس وكان اسمه أولا عزازيل أخرجه ابن أبي حاتم وغيره عن ابن عباس

“Didalam AlQur’an terdapat nama-nama jin dan bapak mereka Iblis dan adapun namanya yang pertama adalah ‘Azazil di riwayatkan oleh Ibnu abu Hatim dari Ibnu Abbas

Berkata Ibnu hajar dalam Fathul Bari(10/53)

ومن أسمائه الحارث والحكم وكنيته أبو مرة

“dari nama-nama iblis adalah Harits dan Hikam dan Kunyahnya adalah Abu Murroh.”

أحب الأسماء إلى الله عبد الله وعبد الرحمن ، وأصدقها حارث وهمام ، وأقبحها حرب ومرة

Akan tetapi nama Haris untuk syetan tidaklah benar karena ada hadits shahih, bahwa rasulullah saw bersabda : Nama yang palaing disukai oleha Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman dan nama yang paling Shadiq(jujur) adalah Harits dan Himam dan nam yang paling burk adalah Murroh dan Harb dan Murroh.(HR.Abu Daud/4950 dan Bukhori didalam Adab Mufrod 814 dan sanadnya shahih.

Dan disana terdapat riwayat-riwayat lain tentang nama-nama syetan dan keturunannya yang Insya Allah riwayatnya lebih kuat diantara riwayat-riwayat tentang nama-nama syetan yang lain. Diantaranya :

1- Wiswas atau dzulwaswas.

Ini adalah nama dari nama-nama syetan berdasarkan pendapat Jumhur ahli tafsir dari kalangan shabat dan tabi’in seperti Ibnu Abbas, Mujahid, Muqotil dan Qotadah ketika menafsirkan Surat anNaas, ayat 4.

  { مِن شَرِّ الوسواس }

2- Azabb bin Azyab

Berdasarkan Hadits riwayat Ahmad dari ka’ab bin malik, berkata, Ketika kami berbaiat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Syetan berteriak dari puncak bukit dengan suara yang sangat jauh yang aku sama sekali belum mendengarnya….maka rasululllah bersabda,

هذا أزب العقبة هذا ابن أزيب ، أتسمع أي عدو الله ؟

“ini adalah Azabb al’Aqobah, ini adalah ibnu Azyab, apak engkau mendengar wahai musuh Allah?…..(Musnad Ahmad, 31/432) dan menshahihkannya AlArnaauth didalam Tahqiqnya terhadap kitab Zaadul Ma’aad.

3- Honzab

Diriwayatkan dalam Shahih muslim (4083), Bahwasanya ‘Utsman bin Abi al’Ash mendatangi nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka dia berkata, “Wahai rasulullah sesungguhnya Syatan telah menghalang antara aku dan shalatku dan bacaanku dia mengacaukannya!” maka rasulullah saw bersabda,

“ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْهُ وَاتْفِلْ عَلَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا

“itu adalah setan, yang dikenal dengan “Honzab” jika engkau meresakannya maka berlindunglah kepada Allah darinya dan berludahlah kesebelah kirimu 3 kali..”.

4- Walhan

Diriwayatkan oleh Ahmad dan Turmudzi dari Ubay bin Ka’ab dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

للوضوء شيطان يقال له الولهان فاتقوه أو قال فاحذروه

“ketika berwudhu ada syetan(yang mengganggu) ia disebut dengan Walhan maka berhati-hatilah kepadanya”.

AlBaihaqi meriwayatkan dari Hasan Bashri, dia berkata, :

شيطان الوضوء يدعى الولهان

“Syetan whudhu didebut dengan Walhan” (Dan Riwayat ini shahih dari Hasan AlBashri)

5- Ajda’

Didalam riwayat abu daud, Ibnu majah dan Ahmad, hadits dari Umar bin Khatthob, beliau berkata, “akau mendengar rasulullahu Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْأَجْدَعُ شَيْطَانٌ“ 
 
“Al-Ajda’ adalah syetan”

6- Ghilan atau Ghul

Diriwayatkan oleh Ahmad didalam Musnad (28/308)juga diriwayatkan oleh Abdurrazzaq, Annasaai dan Thabrani, dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِنَّ الْأَرْضَ تُطْوَى بِاللَّيْلِ وَإِذَا تَغَوَّلَتْ لَكُمْ الْغِيلَانُ فَنَادُوا بِالْأَذَانِ

“Apabila Ghilan menakut nakuti kalian maka serulah Azan”

Nama ini dikuatkan hadits dari Muslim didalam shahihnya(4119) dari Jabir, bahwasannya rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا غُولَ

“Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian, tidak ada pengaruh atau tanda bahaya karena suara burung, dan tidak ada (Ghul) hantu.”

7- Khubuts dan Khobaaits.

Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Anas bin Malik, bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam apa bila masuk tempat buang hajat, beliau mengucapkan doa,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

“Ya Allah Aku berilndung dari Khubuts(setan laki-laki) dan Khobaaits(setan permpuan)”


1 comment:

  1. terimakasih informasinya, sangat membantu...salam muhibbin.com

    ReplyDelete